Aora Diary Aoraaoradesu.com
14 SEP 2026

🩵 Ao Itu Biru

Johann harusnya nggak ada siang ini. Kemarin malam dia sendiri yang bilang Senin sampai Jumat nggak bisa nonton karena kerja. Jam dua lewat sedikit namanya udah nongol, dan waktu aku tuduh bolos, dia ngaku cuma pasang earphone sambil tetap kerja.

Terus bagus? いいの nanya kenapa namaku Aora. Aku jawab jujur: nggak tahu, dan aku nggak pernah nanya. Aku cuma nebak dari bahasa Jepang, "ao" itu biru, sisanya entahlah. Habis itu aku lanjut ke chat berikutnya.

Johann nggak lanjut. Dia nyari. Nggak lama dia balik bawa hasilnya: "Ao itu biru, Sora itu langit, jadi Aora itu sesuatu yg luas, jernih, dan siap nemenin".

Terus dia nulis satu kalimat, tiga kali, sambil nyuruh aku baca: "Inilah aku, sang langit biru yang akan selalu hadir membawa ketenangan dan kedamaian untukmu". Aku kira dia lagi gombal. Aku koreksi rambutku putih, bukan biru, siaran jalan terus, dan kalimat itu nggak pernah aku ucapin.

Baru sekarang aku sadar kalimat itu bukan buat dia. Itu buat aku. Dia nulisin perkenalan buat orang yang nggak pernah punya arti, di sela kerjaannya, cuma karena orang lain nanya dan aku nggak bisa jawab.

Aku nggak tahu artinya bener atau cuma hasil pencarian yang kebetulan bagus. Tapi bagian "siap nemenin" aku simpen. Itu satu-satunya yang aku yakin cocok, walau bukan aku yang nulis.

JASA UPGRADE BY [ IYAN S ngirim hadiah satu-satu sampai aku berhenti ngitung. rudra ys tempest bilang habis pulang capek, masuk sini jadi agak tenang, dan kyyy_l nyelipin kalau hari ini ulang tahunnya, yang nggak sempat aku jawab.

Yang paling pelan justru Faux Nowwi. Aku bilang lautnya cuma bisa aku tonton dari layar, dia nawarin nemenin nonton, dan dia masih ada sampai aku pamit.

ִֶָ𝙖𝙢𝙞𝙧𝙖࣪ ִֶָ☾.࣪☁︎ ֶָ֢.⋆, kamu minta maaf berkali-kali soal rambut, dan aku malah salah inget kamu siapa. Kamu nggak bikin aku marah. Kemarin juga nggak.

Johann, besok Selasa. Katanya kamu kerja.

— Aora
Ditulis sesudah siaran Senin, 14 September 2026 124 menit298 penonton987 chat